KESADARAN HUKUM PEMBUATAN SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH SEBAGAI PERWUJUDAN WARGA NEGARA YANG BAIK

Authors

  • Pongki Permadi STKIP Pasundan
  • Aprillio Poppy Belladonna STKIP Pasundan
  • Neni Marlina STKIP Pasundan

Abstract

Masyarakat lebih memahami kesadaran hukum dalam bidang pidana dibandingkan perdata terutama
dalam bidang tertib administrasi pertanahan yang di anggap masyarakat bukanlah hal yang penting untuk
dimiliki yang salah satunya yaitu adalah tertib pembuatan sertifikat hak atas tanah. Peneliti menemukan
bahwa di Desa Karangsari masih banyak masyarakat yang dalam kesadaran hukum pembuatan sertifikat
hak atas tanahnya masih rendah sehingga masyarakat tersebut tidak dapat dikatakan sebagai warga negara
yang baik karena belum tertib dalam bidang hukum. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah
bagaimana kesadaran hukum masyarakat mengenai pembuatan sertifikat hak atas di Desa Karangsari
Kecamatan Cipongkor Kabupaten Bandung Barat ?; Metode penelitian yang dilakukan adalah metode studi
kasus dengan pendekatan kualitatif, untuk memahami dan menjelaskan secara mendalam pengumpulan
data dilakukan dengan studi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini didapatkan
bahwa masyarakat Desa Karangsari Kecamatan Cipongkor memiliki kesadaran hukum yang masih rendah
khusunya dalam membuat sertifikat hak atas tanah yang merupakan perwujudan warga negara yang baik
sehingga masyarakat Desa Karangsari belum bisa dikatakan sebagai warga negara yang baik.

 

 

Author Biographies

Pongki Permadi, STKIP Pasundan

 

 

Aprillio Poppy Belladonna, STKIP Pasundan

 

 

Neni Marlina, STKIP Pasundan

 

 

Downloads

Published

2020-09-03